Syekh Ali Jaber (kiri) dan Gus Miftah (kanan) ketika diundang dalam acara podcast Deddy Corbuzier

MINANGGLOBAL.ID, NEWS – Kemuliaan akhlak Syekh Ali Jaber membuat warganet takjub dan kagum, atas pengakuannya bahwa dialah yang melarang jamaah untuk tidak menggebuki penusuknya.

Kejadian Syekh Ali Jaber masih hangat diperbincangkan publik di media online.

Sementara kasus penusukan Syekh Ali jaber sudah ditangani pihak kepolisian dengan serius.

“Polisi serius dalam menangani kasus tersebut,” kata Inspektur Jenderal Argo Yuwono, Kepala Divisi Humas Polri kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (16/9).

Di lain pihak ketika Deddy Corbuzier bertanya kepada Syekh Ali Jaber, apakah dia yang menyuruh orang (jamaah) untuk berhenti menggebuki penusuk? Syekh mengiyakan, dalam acara podcast Deddy Corbuzier.

“…artinya Syekh melihat orang ini (penusuk) di pukulin, dan Syekh stop pada saat itu?,” tanya Deddy Corbuzier, di kanal YouTube Deddy Corbuzier, dalam acara berjudul “Syekh Ali Jaber, Saya Pasrah. Deddy Corbuzier Podcast”, pada menit ke 13:28, Rabu (16/09/20).

Syekh Ali Jaber membenarkan hal tersebut, bahwa dia yang menyuruh orang untuk tidak terus menggebuki si pelaku penusukan terhadap dirinya.

“Iya, saya lihat, di stop!… saya bilang ‘kasihan!’ (penusuk ), jangan begitu! dia (penusuk) memang salah, tapi bukan begitu caranya kita memperbaiki salahnya,” jawab Syekh Ali Jaber, yang duduk bersebelahan dengan Gus Miftah dalam acara podcast Deddy Corbuzier tersebut.

Bahkan Jamaah sempat protes kepada Syekh Ali Jaber, kenapa kasihan sama dia (penusuk), dan jamaah malah kasihan kepada Syekh Ali Jaber sebagai korban penusukan.

“Kok Syekh kasihan? Kita yang kasihan sama Syekh,” Ali Jaber menirukan ucapan jamaah.

Dan dijelaskan oleh Syekh Ali Jaber, bahwa dia juga manusia. Syekh meminta jamaah agar penusuk diamankan, sampai polisi datang.

“Dia tetap manusia, mohon diamankan! Sampai datang aparat kepolisian,” lanjut Syekh Ali Jaber, saat dia meminta kepada jamaah pada saat setelah penusukan terjadi.

Bahkan, setelah diperingatkan Syekh Ali Jaber untuk tidak terus menghakimi penusuknya, masih ada jamaah yang ingin menarik kaki penusuk. Dan sekali lagi Syekh Ali Jaber menegaskan bahwa penusuknya “bukan sampah”.

“Ada seorang jamaah, pegang kaki (penusuk) mau tarik. Saya tegur lagi ‘ini (penusuk) manusia bukan sampah’,” Syekh Ali Jaber menekankan.

Pengakuan Syekh Ali Jaber, bagaimana perlakuan dia kepada penusuk yang telah melukai lengan tangan kanannya, menuai beragam pujian di kolom komentar akun YouTube Deddy Corbuzier.

“Masya Allah syaikh, lembut nian hati antum. Qodarullah masih Allah ta’ala lindungi,” komentar akun Wakaf Warrior.

Tak luput pula kolom kementar dibanjiri doa dari netizen.

“Allah sayang syekh, Allah cinta syekh. Semoga cepat sembuh syekh, terus berdakwah”, tulis akun Fitri Rohaeny

Bahkan, I Kadek Sumiana yang mengaku beragama Hindu pun takjub dengan pengakuan Syekh Ali Jaber.

“Im hindu but i believe it….keren …sangat jarang orang2 begini….salut dan salam hormat…” I kadek Sumiana menuliskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here