Peringati Israj Miraj, TPA Mesjid Muslimin Padang Pinang Adakan Tabligh Akbar dan Tradisi “Makan Bersama”

Penulis: Muhamad Fajri

0
Panitia penyelenggara dan tokoh masyarakat foto bersama dengan Ustad Irfan, Dt. Ongu Lokuang dalam acara Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad saw di Mesjid Muslimin Padang Pinang, Sungai Antuan, Kec. Mungka, Kab. 50 Kota (27/02/22)

MINANGGLOBAL.ID, SUMBAR – Limapuluh Kota, Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw, TPA Mesjid Muslimin Padang Pinang mengadakan acara tabligh akbar dengan menghadirkan masyarakat, santri TPA sekaligus orangtua wali murid di Mesjid Muslimin Padang Pinang, Jorong Pincuran Tujuah, Kec. Mungka, Minggu (27/02/22) ba’da maghrib.

Sudah menjadi tradisi sebagian besar umat Islam di dunia dalam rangka mengagungkan Nabi Muhammad saw, lewat peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi ke langit menjemput perintah sholat. Beragam bentuk tradisi dilakukan sesuai dengan kearifan lokal dan budaya setempat.

TPA Mesjid Muslimin Padang Pinang juga ambil bagian untuk memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw yang tahun ini jatuh pada tanggal 28 Februari 2022 tepatnya 27 Rajab 1443 H.

Dengan maksud menumbuhkan ghirah (semangat dan cinta) Islam terutama kepada anak santri TPA, sebelumnya ketua TPA, Aisyah, S. Pd telah berembuk dengan para guru TPA dan ketua Masjid Muslimin Padang Pinang Dede Fianto untuk bisa mengadakan peringatan Isra’ Mi’raj bersama santri TPA di Mesjid Muslimin Padang Pinang dan menghadirkan masyarakat.

Akhirnya, dapatlah kesepekatan peringatan Isra’ Mi’raj dilakukan Minggu malam (27/02/22) di Masjid Muslimin Padang Pinang dengan mengundang Ustad Irfan, Dt. Ongku Lokuang sebagai penceramah tabligh akbar, serta mengikutkan orangtua santri dan tentu masyarakat dan tokoh masyarakat turut dihadirkan.

Konsep peringatan Isra’ Mi’raj diadakan dengan memelihara tradisi yang telah turun temurun, dengan mengadakan tausyiah agama kemudian diiringi acara makan bersama, yang mana makanan telah dsisiapkan secara gotong royong oleh masyarakat setempat siang hari sebelum acara.

Masyarakat, anak TPA Mesjid Muslimin Padang Pinang dan orangtua wali murid antusias mengikuti tabligh akbar dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj di Mesjid Muslimin Padang Pinang

Aisyah, Ketua TPA dalam sambutan sebelum acara tabligh akbar dimulai, menyampaikan bahwa TPA Mesjid Muslimin Padang pinang mempunyai visi mendidik anak-anak sejak usia dini agar bisa berakhlak mulia dan bisa diterapkan dalam kehidupan sekarang dan nanti.

“Kami selaku pengemban amanah pengelola TPA Mesjid Muslimin Padang Pinang berharap kepada bapak, ibuk, tokoh masyarakat dan masyarakat untuk bisa selalu menyokong visi kami dalam mendidik anak-anak kita, yang mana kita berharap dengan adanya TPA Mesjid Muslimin Padang Pinang sebagai wadah belajar agama, semoga bisa menjadikan generasi penerus kita berakhlak mulia baik kepada diri sendiri, orang lain dan juga kepada Sang Khalik-nya,” ucap Aisyah.

Juga, Aisyah memperingatkan, kepada khususnya orangtua wali murid maupun masyarakat, bahwa hasil didikan yang kita tanamkan sekarang akan kita petik nantinya, karena mendidik itu butuh waktu dan tidak bisa buru-buru.

“Walau kami (TPA Mesjid Muslimin Padang Pinang) telah berupaya sekuat tenaga agar anak didik (TPA) kita lebih baik, namun semua ini butuh proses, sehingga anak-anak kita menjadi pribadi yang sukses dan berakhlak mulia nantinya, dan mohon sekali lagi dukungan dari kita semua, mari kita bersama-sama bekerjasama dalam proses pendidikan anak-anak (TPA) kita ini,” tutup Aisyah.

Agar acara tidak monoton, peringatan Isra’ Mi’raj diisi dengan lagu religi, pidato dan syiroh yang dibawakan oleh santri TPA Mesjid Muslimin Padang Pinang.

Tausyiah agama yang disampaikan Ustadz Irfan, Dt. Ongku Lokuang mecoba mengupas bagaimana peran penting orangtua dalam mendidik anak, ia menyitir sebuah hadis yang maknanya bahwa anak-anak itu dilahirkan fitrah tapi orangtuanyalah yang akan menjadikannya Yahudi dan Nasrani. Artinya, bahwa orangtua berperan besar dalam mendidik dan mengarahkan anak-anaknya. Maka, orangtua muslim yang bertanggungjawab terhadap anak-anaknya tentu akan mengarahkan anak-anaknya sejak usia dini agar memiliki iman Islam yang teguh, berakhlak baik dan menjadi manusia yang rahmatallila’lamiin.

Peringatan Isra’ Mi’raj ditutup dengan makan bersama, yang telah disediakan pihak panitia bersama masyarakat penyelenggara, sebagai wujud ikromu dhuyuf (memuliakan tamu) kepada tamu-tamu yang diundang dalam acara tersebut. (MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here