KUA Payakumbuh Selatan “BASUNTING”

Penulis: Firdaus,S.Sos.I

0
Kepala KUA Kec. Payakumbuh MHD Israk menyerahkan Bantuan berupa makanan Asupan Gizi kepada keluarga dodi dan Darneti di saksikan langsung oleh Bima Ramon Kepala Kelurahan Balai panjang serta Penyuluh Agama Islam dan Penyuluh KB.

MINANGGLOBAL.ID,SUMBAR,-Payakumbuh,- Menjalankan arahan Pemerintah Pusat maupun Pemerindah Daerah serta Guna mendorong percepatan penanganan dan pencegahan stanting di kecamatan Payakumbuh selatan, KUAPayakumbuh selatan mengambil bagian dalam program Bapak Asuh Anak stanting dengan nama Program KUA”BASUNTING” (Bapak ASUh ANak StunTING). Bertempat di Kelurahan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kepala KUA Payakumbuh Selatan Mhd Israk,S.Ag,MH mendatangi salah satu keluarga yang terindikasi Stanting sesuai dengan rekomendasi Penyuluh DP3AP2KB yaitu keluarga Bapak Dodi Utama dan Ibu Darneti yang anaknya bernama al Fino Daffa.

Al Fino Daffa ditetapkan sebagai anak asuh stanting bagi KUA Kecamatan Payakumbuh selatan, pada tanggal 27 Oktober 2022 KUA Payakumbuh selatan menyalurkan Bantuan berupa makanan /multivitamin yang diterima lansung oleh Orangtua Al Fino Daffa hadir juga dalam kegiatan tersebut Bapak Kepala Kelurahan Balai Panjang.

“Kepala KUA Kecamatan payakumbuh Selatan berharap semoga bantuan ini sedikit banyaknya bisa bermanfaat agar sang anak dapat terpenuhi gizinya sehingga dapat timbuh dan kembang dengan baik. MHD Israk menyadari kondisi inflasi dan naiknya harga BBM membuat daya beli masyarakat menurun, untuk itu Dia berinisiatif bersama Penyuluh untuk menggalang dana membantu anak anak yang retan dari ancaman stunting.

Dalam kegiatan ini turut di hadiri oleh Bima Ramon Lurah Balai Panjang, Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Payakumbuh selatan dan juga Penyuluh KB.

Diketahui Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kota Payakumbuh memiliki angka stunting yang relatif rendah sekitar 4,7 persen dan termasuk yang terendah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here