SMPN 8 Payakumbuh Sosialisasi Asesmen Nasional ke Peserta Didik

0
Kepala Sekolah SMPN 8 Paykumbuh, H. Hendri, S.Pd memberikan arahan kepada peserta AN (Asesmen Nasional)

MINANGGLOBAL.ID, SUMBAR – Payakumbuh, Sebelum menghadapi ujian Assessment Nasional serentak 26 Agustus 2021, peserta didik dibekali pengetahuan sekaligus sosialisasi oleh kepala sekolah SMP Negeri 8 Payakumbuh (16/8).

SMP 8 Payakumbuh memberikan pembekalan peserta didik dalam menghadapi kemajuan teknologi, meningkatkan keterampilan belajar dan inovasi lewat kegiatan sosialisasi Asesmen Nasional (AN) di SMP 8 Payakumbuh.

“Keterampilan-keterampilan inilah yang disebut Kecakapan Hidup Abad 21. Salah satu prasyarat untuk mewujudkan kecakapan hidup Abad 21 adalah Kemampuan Literasi,” Ucap Kepala SMP 8 Payakumbuh, H. Hendri.

Beliau menambahkan AN dirancang untuk mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Asesmen Literasi Membaca bertujuan untuk mengukur kemampuan memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar bisa produktif di masyarakat.

“Sedangkan Asesmen numerasi digunakan untuk mengukur kemampuan berfikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, alat matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari pada berbagai berbagai konteks yang relevan,” jelas Hendri di depan siswa siswi yang akan ikut Asesmen Nasional.

Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) merupakan salah satu bagian dari Asesmen Nasional disamping Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. AN bertujuan untuk mengukur capaian murid dari hasil belajar kognitif pada literasi dan numerasi.

Siswa siswi yang akan mengikuti AN ini ditunjuk langsung oleh kementerian, bukan sekolah yang menentukan. Siswa yang mengikuti AN berjumlah 50 orang

“Survei Karakter digunakan untuk mengukur capaian murid dalam belajar sosial emosional untuk mencetak profil pelajar pancasila. Sedangkan, survei lingkuangan belajar digunakan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah,” tutup Hendri. (F)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here