MWC NU Kecamatan Payakumbuh Barat Gelar Malam Lailatul Ijtima’ di Malam Sepuluh Syura

0

MINANGGLOBAL.ID, Sumbar – Payakumbuh,- Dalam rangka menyemarakkan malam Sepuluh Syura 1448 Hijriah, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Payakumbuh Barat melaksanakan kegiatan Malam Lailatul Ijtima’ yang berlangsung khidmat di Mushalla Al Fath, Kelurahan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Kegiatan yang dihadiri oleh pengurus MWC NU, tokoh agama, jamaah, serta masyarakat sekitar tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim. Turut hadir dalam kegiatan tersebut badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama, yakni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Kehadiran IPNU menjadi wujud nyata keterlibatan generasi muda Nahdliyin dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah masyarakat.

Partisipasi aktif kader IPNU dalam kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kaderisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap nilai-nilai ke-NU-an sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin secara bersama-sama oleh seluruh jamaah. Suasana religius semakin terasa dengan dilanjutkannya pembacaan Barzanji sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta upaya meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembagian santunan Lebaran Yatim kepada anak-anak yatim di wilayah Kecamatan Payakumbuh Barat. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial dan perhatian kepada anak yatim, khususnya dalam momentum bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Payakumbuh Barat, Kiai Fajrinur, menyampaikan bahwa kegiatan Malam Lailatul Ijtima’ yang dilaksanakan pada malam Sepuluh Syura merupakan agenda rutin keagamaan yang tidak hanya bertujuan memperkuat amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga Nahdliyin dan masyarakat.

“Kegiatan Malam Lailatul Ijtima’ ini menjadi momentum bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pembacaan Yasin dan Barzanji, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim pada bulan Muharram yang penuh keberkahan,” ujar Kiai Fajrinur.

Lebih lanjut, Kiai Fajrinur berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian sosial merupakan nilai-nilai yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, ukhuwah Islamiyah semakin kuat, persaudaraan antarwarga semakin erat, dan keberadaan Nahdlatul Ulama dapat terus memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat,” tambahnya.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan makan bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat semakin memperkuat silaturahmi antar pengurus, jamaah, dan masyarakat.

Melalui pelaksanaan Malam Lailatul Ijtima’ ini, MWC NU Kecamatan Payakumbuh Barat berharap nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. (F)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here