MINANGGLOBAL.ID, Sumbar –Payakumbuh,-Dalam upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting, Penyuluh Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Payakumbuh Selatan terus berperan aktif melalui program DAHSYAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Salah satu bentuk nyata kegiatan tersebut adalah penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada keluarga yang berisiko stunting, khususnya ibu hamil dan keluarga dengan balita.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat di wilayah Kecamatan Payakumbuh Selatan. Beras yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi harian keluarga, sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan pola konsumsi yang lebih baik dan bergizi.
Menariknya, program ini juga mendapat dukungan dari Penyuluh Agama Islam KUA Payakumbuh Selatan yang turut memberikan dampak positif melalui pendekatan keagamaan. Para penyuluh agama memberikan penguatan nilai-nilai spiritual, seperti pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari amanah, serta mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari ajaran agama.
Selain penyaluran bantuan, penyuluh juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, pola makan sehat, serta pengolahan bahan pangan yang tepat agar nilai gizinya tetap terjaga. Pendampingan ini dilakukan secara berkelanjutan agar keluarga sasaran mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh KB, Yola Septia, menyampaikan bahwa program DAHSYAT bukan sekadar bantuan bahan pangan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat.“Program DAHSYAT ini bukan hanya tentang memberikan bantuan beras, tetapi bagaimana kita memastikan keluarga memahami pentingnya asupan gizi yang cukup dan seimbang. Dengan adanya pendampingan, kami berharap masyarakat bisa lebih mandiri dalam menjaga kesehatan keluarga dan mencegah stunting sejak dini,” ujar Yola Septia.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan Penyuluh Agama Islam KUA Payakumbuh Selatan, menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program ini.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi pemicu perubahan perilaku menuju keluarga yang lebih sehat dan berkualitas,” tambahnya.
Melalui program DAHSYAT yang terus digencarkan di Kecamatan Payakumbuh Selatan, serta dukungan aktif dari berbagai pihak termasuk penyuluh agama, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi semakin meningkat, sehingga upaya penanggulangan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.(F)
























