MINANGGLOBAL.ID, Sumbar – Payakumbuh,- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Payakumbuh mulai memantapkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kota Payakumbuh. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah menggelar silaturahmi dan rapat pengurus inti sekaligus membahas berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musda.
Berdasarkan undangan resmi Pengurus MUI Kota Payakumbuh Nomor: 82/MUI-Pyk/X/2026 tertanggal 27 Oktober 2026, pertemuan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh.
Kegiatan tersebut ditujukan kepada pengurus inti dan ketua bidang MUI Kota Payakumbuh. Selain menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah di penghujung masa khidmat kepengurusan, pertemuan ini juga membahas berbagai hal terkait persiapan Musda MUI Kota Payakumbuh.
Dalam undangan tersebut, terdapat tiga agenda utama, yakni makan siang bersama, silaturahmi dan diskusi terkait pelaksanaan Musda, serta pembentukan kepanitiaan Musda apabila diperlukan.
Melalui koordinasi dan pembahasan tersebut, kepanitiaan Musda MUI Kota Payakumbuh resmi dibentuk dengan melibatkan sejumlah tokoh dan pengurus yang dipercaya untuk mengemban tanggung jawab menyukseskan agenda organisasi tersebut.
Adapun struktur kepanitiaan Musda MUI Kota Payakumbuh terdiri atas:
PENANGGUNG JAWAB, Ketua Dewan Pertimbangan, Ketua Umum MUI Kota Payakumbuh.
STEERING COMMITTEE (SC) Ketua: H. Hanan Putra, LC, MA, Anggota: Mukhti Ali, S.Ag., M.SI, H. Zulkifli, S.Ag.
PANITIA PELAKSANA Ketua: Aswir, S.PdI., MH, Wakil Ketua: Fajri Nur, S.Ag, Sekretaris: Firdaus, S.SosI.,Wakil Sekretaris: Hernita Erza, S.HI. Bendahara: Zakiati Salma, MA.
Dengan terbentuknya kepanitiaan tersebut, Aswir dipercaya memimpin pelaksanaan teknis Musda, didampingi Fajri Nur sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, Firdaus dipercaya sebagai Sekretaris untuk mengoordinasikan administrasi dan kesekretariatan kegiatan.
Ketua Umum MUI Kota Payakumbuh, Drs. H. Erman Ali, M.Pd, menyampaikan bahwa pembentukan panitia Musda merupakan langkah penting dalam mempersiapkan agenda organisasi sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh jajaran pengurus.
Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi organisasi, serta merumuskan program-program kerja MUI ke depan.
“Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi organisasi, serta merumuskan program-program strategis MUI ke depan. Kita berharap melalui Musda ini akan lahir kepemimpinan yang amanah, solid, dan mampu menjawab berbagai tantangan umat,” ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh panitia yang telah diberikan amanah dapat bekerja secara maksimal, penuh tanggung jawab, serta mengedepankan semangat kebersamaan dan koordinasi.
“Saya berharap seluruh panitia dapat menjalankan tugas dengan baik dan saling berkoordinasi. Kesuksesan Musda bukan hanya tanggung jawab ketua panitia, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan khidmat MUI kepada umat dan masyarakat Kota Payakumbuh,” tambahnya.
Pembagian tugas antara Steering Committee dan Panitia Pelaksana diharapkan mampu membangun koordinasi yang baik, sehingga seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan Musda dapat berjalan secara terarah, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.
Musda MUI Kota Payakumbuh nantinya diharapkan menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi, memperkuat konsolidasi kelembagaan, merumuskan program kerja ke depan, serta menentukan arah kepemimpinan MUI dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya di tengah masyarakat.
Selain itu, Musda juga menjadi ruang musyawarah bagi para ulama, zu’ama, dan cendekiawan Muslim untuk memperkuat peran MUI dalam membimbing umat, menjaga kerukunan, serta memberikan kontribusi bagi pembangunan kehidupan keagamaan di Kota Payakumbuh.
Dengan semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah, seluruh unsur kepengurusan dan panitia diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi terselenggaranya Musda MUI Kota Payakumbuh yang sukses, demokratis, dan bermartabat. (F)

























