MINANGGLOBAL.ID, Sumbar – Payakumbuh,- Kementerian Agama Kota Payakumbuh kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional kepada masyarakat melalui kegiatan pengukuran arah kiblat di Masjid Istiqomah, Kaniang Bukik, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama Kota Payakumbuh yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kanafi, serta didampingi oleh Kepala KUA Payakumbuh Selatan, Akbarul Fahmi, yang memiliki kompetensi di bidang ilmu falak, khususnya pengukuran arah kiblat.
Pengukuran dilakukan menggunakan theodolite, instrumen survei berpresisi tinggi yang digunakan untuk menentukan arah kiblat berdasarkan perhitungan astronomi. Pengamatan dilaksanakan pada pukul 14.32 WIB dengan memanfaatkan azimut Matahari sebesar 299° 37′ 40,74″ UTSB sebagai acuan penentuan arah kiblat. Metode ini menghasilkan ketelitian yang tinggi sehingga arah kiblat yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun syariat.
Selain menggunakan theodolite, Tim BHR juga memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat Lokal, yaitu saat posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah. Berdasarkan hasil perhitungan astronomi, pada pukul 15.11 WIB 32 detik, bayangan benda yang berdiri tegak di lokasi Masjid Istiqomah mengarah tepat ke Ka’bah. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai verifikasi lapangan untuk memastikan hasil pengukuran yang telah dilakukan benar-benar akurat.
Dalam pelaksanaan di lapangan, Akbarul Fahmi berperan memberikan pendampingan teknis kepada tim, mulai dari proses kalibrasi theodolite, pembacaan sudut azimut Matahari, hingga pencocokan hasil pengukuran melalui metode Rashdul Kiblat. Menurutnya, penentuan arah kiblat tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan perkiraan arah mata angin, tetapi harus melalui perhitungan astronomi yang tepat dengan menggunakan instrumen yang telah dikalibrasi.
“Penggunaan theodolite yang dipadukan dengan data astronomi mampu menghasilkan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Oleh karena itu, setiap tahapan pengukuran harus dilakukan secara teliti, mulai dari penentuan koordinat lokasi, perhitungan azimut Matahari, hingga pembacaan sudut pada alat. Dengan demikian, arah kiblat yang ditetapkan benar-benar mengarah ke Ka’bah,” jelas Akbarul Fahmi.
Ia menambahkan, fenomena Rashdul Kiblat merupakan salah satu metode ilmiah yang mudah dipahami masyarakat. Ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah, bayangan benda yang berdiri tegak akan menunjukkan arah kiblat secara langsung. Fenomena tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus pembuktian bahwa ilmu falak memiliki peran penting dalam mendukung ketepatan pelaksanaan ibadah umat Islam.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Kanafi, mengatakan bahwa layanan pengukuran arah kiblat merupakan bagian dari tugas Kementerian Agama dalam memberikan kepastian arah kiblat bagi rumah ibadah maupun masyarakat yang membutuhkan.
“Pengukuran ini bukan bertujuan mengubah arah kiblat masjid yang sudah ada, tetapi memastikan bahwa arah kiblat benar-benar sesuai dengan hasil perhitungan ilmiah dan ketentuan syariat. Dengan demikian, masyarakat dapat melaksanakan salat dengan lebih tenang dan penuh keyakinan,” ujar Kanafi.
Seluruh rangkaian pengukuran berlangsung dengan lancar. Tim BHR melakukan setiap tahapan secara sistematis, mulai dari penentuan titik koordinat, kalibrasi alat, pengamatan posisi Matahari, hingga verifikasi melalui Rashdul Kiblat. Ketelitian pada setiap proses menjadi kunci untuk menghasilkan arah kiblat yang presisi.
Pengurus Masjid Istiqomah Kaniang Bukik menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan Kementerian Agama Kota Payakumbuh. Mereka menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan kepastian arah kiblat, tetapi juga menambah wawasan masyarakat mengenai pentingnya ilmu falak dalam kehidupan beragama.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Payakumbuh kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang profesional, akurat, dan berbasis ilmu pengetahuan. Tim Badan Hisab Rukyat akan terus memberikan pendampingan kepada masjid, musala, maupun masyarakat yang membutuhkan layanan pengukuran arah kiblat, sehingga setiap rumah ibadah memiliki arah kiblat yang tepat sesuai dengan hasil perhitungan ilmiah dan tuntunan syariat Islam.(F)
























