MINANGGLOBAL.ID, Sumbar – Payakumbuh,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh menggelar hearing bersama Komisi B DPRD Kota Payakumbuh untuk menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan anggaran dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat Tahun 2026. ( Senin,6/7/2026)
Dalam suasana penuh keakraban dan semangat membangun olahraga daerah, jajaran KONI Kota Payakumbuh menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Komisi B DPRD yang telah memberikan ruang dialog dan mendengarkan langsung aspirasi insan olahraga.
Ketua KONI Chairul Mufti yang akrab disapa Heru menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran untuk mendukung persiapan dan keikutsertaan kontingen Kota Payakumbuh pada Porprov Sumbar 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp6 miliar. Anggaran tersebut dibutuhkan untuk pembinaan atlet, pemusatan latihan, kebutuhan pelatih, perlengkapan pertandingan, hingga operasional kontingen.
Porprov Sumatera Barat Tahun 2026 memiliki makna yang sangat penting karena ajang olahraga multicabang tingkat provinsi tersebut baru kembali digelar setelah vakum selama delapan tahun. Kondisi ini membuat persaingan dipastikan semakin ketat, sekaligus menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Oleh sebab itu, persiapan yang matang menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, KONI menegaskan komitmennya untuk tetap mengikuti Porprov Sumbar 2026. Semangat membela nama baik Kota Payakumbuh dan memberikan kesempatan kepada para atlet untuk berprestasi tetap menjadi prioritas utama.
Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, Hamdi Agus, menyampaikan bahwa peluang penambahan anggaran masih terbuka melalui Anggaran Perubahan Tahun 2026. Namun, mekanisme pengalokasiannya kemungkinan tidak diberikan langsung kepada KONI, melainkan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi olahraga sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa DPRD berkomitmen mendukung pembinaan olahraga dan berharap seluruh pihak dapat bersinergi agar atlet-atlet Kota Payakumbuh memperoleh dukungan yang memadai dalam menghadapi Porprov 2026.
Sebagaimana diketahui, kebijakan efisiensi anggaran menyebabkan dana hibah untuk KONI Kota Payakumbuh mengalami penurunan signifikan, dari Rp2,8 miliar menjadi Rp1,2 miliar. Penurunan tersebut menjadi tantangan besar dalam mempersiapkan atlet menghadapi ajang yang telah lama dinantikan tersebut.
Hearing dihadiri oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus, Sekretaris Komisi B Ainul Farhan J., anggota Komisi B Ryan Made Hanesty, dan Toa Libra, bersama jajaran pengurus KONI Kota Payakumbuh.
Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara DPRD, Pemerintah Kota Payakumbuh, OPD terkait, dan KONI sehingga kebutuhan pembinaan olahraga dapat terpenuhi. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Kota Payakumbuh diharapkan mampu mengirimkan kontingen terbaik dan meraih prestasi gemilang pada Porprov Sumatera Barat 2026 yang menjadi ajang kebangkitan olahraga setelah delapan tahun tidak terselenggara. (F)
























