MINANGGLOBAL.ID, Sumbar – Bukittinggi,- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bukittinggi Periode 2024–2028 yang dirangkai dengan Seminar Nasional bertajuk “Peran BKPRMI dalam Mengaktualisasikan Nilai Adat dan Syarak, serta Strategi Pembinaan Remaja Masjid Menuju Generasi Sukses”, pada Sabtu, 5 Oktober 2025.
Kegiatan yang digelar di Aula Istana Bung Hatta Bukittinggi ini diawali dengan kemeriahan penampilan Tambur dan Tari Pasambahan dari tim SMKN 2 Bukittinggi yang disambut riuh tepuk tangan para tamu undangan dan peserta seminar. Nuansa adat yang kental berpadu dengan semangat religius menjadi simbol perpaduan antara nilai budaya dan syarak yang menjadi ruh acara tersebut.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian seluruh peserta berdiri dengan khidmat untuk menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars BKPRMI. Rangkaian ini mencerminkan semangat nasionalisme dan kebangkitan generasi muda Islam yang berlandaskan nilai keimanan dan kebudayaan Minangkabau.
Dalam sambutannya, Dr. H. Januar, M.Pd, selaku Ketua DPD BKPRMI Kota Bukittinggi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran ratusan peserta menjadi bukti nyata semangat remaja masjid dalam mengembangkan potensi diri dan berkontribusi untuk kemajuan umat.
“Antusiasme peserta sangat tinggi. Dari target awal 300 orang, yang hadir hampir mencapai 400 peserta. Ini membuktikan bahwa semangat pemuda dan remaja masjid di Bukittinggi untuk belajar, berkontribusi, dan berperan aktif dalam kehidupan sosial keagamaan sangat luar biasa,” ujar Dr. Januar dengan penuh semangat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Maisar Setiawan, S.Pd, Ketua DPW BKPRMI Provinsi Sumatera Barat, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus BKPRMI di semua tingkatan untuk menghidupkan kembali semangat dakwah di masjid dan mushala. Ia mengajak seluruh kader agar menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat, dengan mengedepankan nilai adat dan syarak sebagai landasan moral.
Sementara itu, H. Nanang Mubarak, M.Sos, Ketua DPP BKPRMI, memberikan apresiasi atas kekompakan BKPRMI Bukittinggi yang dinilai menjadi salah satu DPD yang luar biasa pelaksanaan pelantikannya. Ia juga menekankan perlunya kaderisasi berkelanjutan agar semangat pemuda masjid tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan nyata yang berdampak pada kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Kehadiran Muslim M. Yatim, Lc., MM, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, menjadi penyemangat tersendiri. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga persatuan umat dan memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban Islam. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan tersebut, Muslim M. Yatim juga memberikan bantuan dana sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) untuk mendukung pelaksanaan acara pelantikan dan seminar nasional. Bantuan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh panitia dan pengurus DPD BKPRMI Kota Bukittinggi, sebagai wujud kepedulian nyata seorang tokoh nasional terhadap pembinaan generasi muda Islam di daerah.
Acara juga dihadiri oleh Ibnu Asis, S.TP, Wakil Wali Kota Bukittinggi, yang menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan kepemudaan berbasis masjid. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan organisasi seperti BKPRMI sangat penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.
Puncak sesi sambutan ditutup oleh H. Al Amin, S.Sos., MM, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sumatera Barat yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat. Dalam arahannya, ia sekaligus membuka secara resmi acara pelantikan dan seminar nasional, seraya berharap agar BKPRMI terus menjadi wadah produktif bagi generasi muda Islam untuk berkarya dan berdakwah sesuai dengan perkembangan zaman.
Usai prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang menghadirkan dua narasumber terkemuka.
Narasumber pertama, Buya Dr. H. Gusrizal Gazahar, M.Ag, Ketua MUI Sumatera Barat, membawakan materi berjudul “Integrasi Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah dalam Pembinaan Remaja Masjid.” Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa sinergi antara adat dan syarak bukan hanya slogan, tetapi merupakan fondasi moral dalam membentuk karakter remaja Minangkabau yang beriman, berilmu, dan beradab.
Selanjutnya, Dr. H. Gamawan Fauzi, MM, mantan Menteri Dalam Negeri RI, tampil dengan materi “Kolaborasi Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Pemuda Remaja Masjid dalam Memperkuat Identitas Keislaman di Ranah Minang.” Ia menekankan pentingnya revitalisasi peran pemuda dan tokoh adat dalam memperkuat identitas keislaman di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi berlangsung interaktif, dengan banyak peserta yang mengajukan pertanyaan kritis dan konstruktif kepada para narasumber. Hal ini menunjukkan semangat intelektual dan spiritual yang tinggi di kalangan kader BKPRMI dan remaja masjid.
Kegiatan pelantikan dan seminar nasional ini diakhiri dengan penyerahan Sertifikat Narasumber oleh Dr. H. Januar, M.Pd selaku Ketua DPD BKPRMI Kota Bukittinggi
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BKPRMI Kota Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam membina generasi muda Islam yang berintegritas, berkarakter, serta berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai adat dan syarak di tengah masyarakat Minangkabau. (MF)
























